Syahar Tepati Janji, Masjid Nurul Jihad Sidrap Terima Bantuan Rp50 Juta

49c17e37 dada 44c9 bfca 75ca4cd7ff24

Sidrap, Netral.co.id – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif menyerahkan bantuan hibah kepada Pengurus Masjid Nurul Jihad, Kelurahan Wala, Kecamatan Maritengngae, Jumat (2/1/2026). Bantuan senilai Rp50 juta tersebut diperuntukkan untuk penimbunan lokasi pembangunan fasilitas masjid.

Penyerahan bantuan disaksikan Anggota DPRD Sidrap Haeruddin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Muhammad Iqbal, Kepala Dinas Perhubungan Andi Bahari Parawansa, Camat Maritengngae Andi Surya Praja Hadiningrat, Direktur PDAM, Lurah Wala, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan bantuan tersebut merupakan komitmen yang pernah ia sampaikan saat berkunjung sebelumnya.

“Beberapa bulan yang lalu saya datang ke masjid ini, dan hari ini saya kembali untuk menyerahkan bantuan hibah yang pernah saya janjikan sebesar Rp50 juta,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar masjid dimaksimalkan sebagai pusat syiar keagamaan dan ruang ramah bagi anak-anak. “Jangan larang anak-anak kita bermain di masjid. Jadikan masjid ini betul-betul sebagai pusat syiar agama di lingkungan Wala,” pesannya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya kebersihan lingkungan dengan mengajak masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Ia meminta setiap rumah memiliki tempat sampah, khususnya untuk sampah plastik, sementara sampah basah akan diangkut oleh Dinas Lingkungan Hidup.

“Saya minta kekompakan kita semua supaya Kelurahan Wala menjadi kelurahan yang bersih dan rapi,” katanya.

Syaharuddin juga menyampaikan rencana pemasangan lampu jalan di wilayah tersebut serta mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian sosial dan ibadah.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Nurul Jihad menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Sidrap.

“Terima kasih Pak Bupati atas bantuan ini. Kami sangat bersyukur dan akan menggunakan dana ini untuk perbaikan dan kelanjutan pembangunan masjid,” ucapnya.

Ia menjelaskan dana hibah akan dialokasikan untuk penimbunan lahan di sisi selatan masjid sebagai persiapan pengembangan kawasan masjid. Saat ini, panitia pembangunan telah memasuki tahap ketiga pembelian lahan dengan total luasan mencapai 30 x 35 meter.

“Prioritas pertama kami adalah pembangunan rumah imam yang layak huni, karena imam masjid kami diwajibkan bermalam di area masjid demi kenyamanan jemaah,” jelasnya.

Selain itu, panitia juga merencanakan pembangunan fasilitas olahraga berupa lapangan voli dan lapangan takraw untuk mendukung kebersamaan dan aktivitas masyarakat Kelurahan Wala.

Comment