Satu Tahun Kepemimpinan TSM-MO: Data BPS Menguat, Realisasi 18 Program Mulai Terlihat

Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Tasming Hamid-Hermanto, menunjukkan sejumlah perkembangan pada indikator pembangunan daerah sekaligus implementasi program prioritas yang dijanjikan saat kampanye. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik mencatat tren perbaikan di berbagai sektor di Kota Parepare.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Tasming Hamid-Hermanto. (Foto: dok)

Parepare, Netral co.id – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Parepare, Tasming Hamid-Hermanto, menunjukkan sejumlah perkembangan pada indikator pembangunan daerah sekaligus implementasi program prioritas yang dijanjikan saat kampanye. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik mencatat tren perbaikan di berbagai sektor di Kota Parepare.

Berdasarkan data BPS, tingkat kemiskinan turun dari 5,27 persen pada 2024 menjadi 4,44 persen pada 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat dari 80,97 menjadi 81,50, diikuti kenaikan angka harapan hidup dari 74,63 tahun menjadi 74,90 tahun.

Dari sektor pendidikan, Harapan Lama Sekolah tercatat 14,62 tahun dan Rata-rata Lama Sekolah 10,89 tahun. Sementara itu, pengeluaran riil per kapita meningkat dari Rp14,92 juta menjadi Rp15,41 juta, tingkat pengangguran menurun dari 5,23 persen menjadi 4,98 persen, serta ketimpangan ekonomi (Gini Ratio) turun dari 0,376 menjadi 0,344.

Produksi padi juga meningkat 0,88 persen, dari 4,98 ribu ton menjadi 5,02 ribu ton Gabah Kering Giling.

Selain indikator makro tersebut, pemerintah kota menyatakan sejumlah program prioritas yang dijanjikan saat kampanye mulai dijalankan secara bertahap.

Pada sektor ekonomi, pemerintah mendorong kemudahan investasi dan perizinan dengan mempercepat layanan birokrasi serta memperkuat kepastian usaha. Di sisi lain, kebijakan prioritas tenaga kerja lokal mulai diterapkan dalam berbagai proyek pembangunan agar masyarakat setempat mendapat manfaat langsung.

Program 1.000 pengusaha baru juga mulai berjalan melalui pelatihan kewirausahaan dan penguatan UMKM. Meski demikian, pemerintah menilai program ini membutuhkan dukungan ekosistem yang lebih luas, termasuk akses permodalan dan pasar.

Di bidang pendidikan, program seragam sekolah gratis menjadi salah satu yang paling cepat dirasakan masyarakat. Selain itu, program beasiswa Parepare Cerdas mulai dijalankan untuk membantu pelajar melanjutkan pendidikan.

Pada sektor kesehatan dan perlindungan sosial, pemerintah menjalankan program BPJS gratis bagi masyarakat, serta menyalurkan bantuan sosial seperti perlengkapan jenazah dan penyediaan lahan pemakaman. Program bedah rumah juga telah dilaksanakan meski masih terbatas pada sejumlah penerima manfaat.

Di internal pemerintahan, kebijakan peningkatan TPP ASN, guru, dan tenaga kesehatan mulai diterapkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Pemerintah juga menaikkan insentif RT/RW dan kader sosial, serta memberikan insentif bagi guru mengaji dan pegawai syara’ sebagai bagian dari penguatan aspek sosial dan keagamaan.

Untuk sektor produksi, pemerintah menjalankan asuransi bagi petani, peternak, dan nelayan yang mulai diterapkan secara bertahap.

Sementara itu, beberapa program strategis lain masih dalam proses penguatan, seperti bantuan tepat sasaran ke rumah warga yang membutuhkan sistem data yang lebih akurat, serta program Parepare bebas banjir melalui normalisasi sungai dan perbaikan drainase.

Di bidang tata kelola, pemerintah menegaskan komitmen terhadap pemerintahan bebas korupsi dengan peningkatan transparansi dan pengawasan. Program internet gratis dan command center juga mulai dipersiapkan sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan publik.

Adapun program jangka panjang yang menjadi visi besar pembangunan kota adalah pembangunan sport center, creative hub, dan kota event, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing Parepare di masa depan.

Wali Kota Tasming Hamid menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintah daerah.

“Capaian ini bukan semata keberhasilan pemerintah, tetapi kerja kolektif seluruh masyarakat Parepare. Kami akan terus memastikan program pembangunan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Parepare menegaskan komitmennya untuk menjaga tren positif ini melalui penguatan program pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan sektor ekonomi produktif.

Dengan berbagai indikator yang menunjukkan perbaikan, Pemerintah Kota Parepare optimistis pembangunan daerah akan semakin inklusif dan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang.

Pemerintah Kota Parepare menyatakan bahwa satu tahun pertama pemerintahan menjadi fase awal untuk membangun fondasi kebijakan dan program prioritas.

“Ke depan, berbagai program tersebut akan terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tutup Tasming.

Comment