Puruhita Islamic School Hadir di Gowa, Dorong Pendidikan Islam Bertaraf Internasional

IMG 0834

Screenshot

Makassar, Netral.co.id — Puruhita Islamic School resmi dilaunching bersamaan dengan peresmian Pesantren, program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah RA, serta Lapangan Tenis Guppi, yang dipusatkan di Kompleks Pesantren Modern Cendekia Puruhita, Jalan HM Yasin Limpo, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, pada Sabtu (10/1).

Peresmian tersebut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Modern Cendekia Puruhita Kadir Halid, Dewan Pembina Yayasan Nurdin Halid, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, perwakilan Dinas Pendidikan Sulsel, serta Bupati Gowa yang diwakili Asisten I.

Dewan Pembina Yayasan, Nurdin Halid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian ini merupakan momentum penting bagi pengembangan pesantren menuju standar internasional.

“Saat peletakan batu pertama pembangunan gedung untuk Universitas juga diwarnai hujan. Hari ini, saat peluncuran nama baru, kembali turun hujan. Semoga ini menjadi tanda keberkahan. Harapan kami, pesantren ini ke depan bertaraf internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketertarikannya mengelola yayasan pendidikan tidak lepas dari sosok ayahnya yang merupakan seorang guru.

“Saya tidak pernah bermimpi menjadi orang sukses. Saya hanya ingin menjadi orang yang berguna. Baru lima tahun saya menangani yayasan ini, alhamdulillah sudah berkembang seperti sekarang,” kata Nurdin Halid.

Menurutnya, yayasan juga telah membangun Universitas Nusantara Harapan, yang menjadi kelanjutan pendidikan bagi lulusan dari tingkat TK hingga SMA.

Ke depan, akan disiapkan asrama putra dan putri serta sarana olahraga untuk menunjang kualitas pendidikan.

Ia menegaskan bahwa pihak yayasan berkomitmen merekrut tenaga pengajar dan dosen yang berkualitas, sementara penyediaan fasilitas menjadi tanggung jawabnya.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), Nurdin Halid menjelaskan bahwa program tersebut sejalan dengan agenda pemerintah.

“MBG ini dibuat untuk menyukseskan salah satu cita-cita Presiden Prabowo Subianto. Jangan sampai terhambat pendistribusiannya,” ungkapnya.

Pimpinan Komisi VI DPR RI ini juga menekankan bahwa yang berubah hanya branding sekolah, bukan nama yayasan.

Menurutnya, Puruhita Islamic School merupakan merek untuk satuan pendidikan di bawah yayasan agar tampil sebagai lembaga pendidikan modern dengan cakupan lebih luas, bahkan diarahkan menuju standar internasional melalui kerja sama luar negeri.

“Rencananya akan ada pengiriman ke Melbourne untuk belajar pengembangan pesantren bertaraf internasional,” tuturnya.

Saat ini, pendaftaran telah dibuka untuk dua hingga tiga program pendidikan, sementara pembiayaan masih didominasi dari dana pribadi yayasan.

Ia berharap kolaborasi semua pihak dapat mendorong kemajuan lembaga pendidikan tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan, Kadir Halid, menyampaikan bahwa pesantren ini memiliki sejarah panjang dengan ribuan alumni.

“Tantangan dunia pendidikan saat ini semakin besar sehingga diperlukan peningkatan kualitas lembaga,” kata politisi senior Golkar Sulsel ini.

Ia menekankan bahwa Puruhita Islamic School hadir untuk menawarkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Pembangunan gedung sekolah tiga lantai dengan kurikulum komprehensif diharapkan dapat melahirkan peserta didik berilmu dan berakhlak mulia,” ucapnya.

Kadir Halid juga menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau ribuan siswa. Selain itu, ia menyampaikan bahwa akan ada perbaikan akses jalan di kompleks pesantren.

“Kami sudah berkomunikasi dengan gubernur, dan insyaallah jalan kompleks akan diperbaiki. Tim akan segera turun melakukan pengukuran,” ujarnya.

Comment