Pemprov Sulsel Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Barru

BPBD Sulsel menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam angin puting beliung yang melanda Kabupaten Barru.

BPBD Sulsel menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam angin puting beliung yang melanda Kabupaten Barru. Dok (Istimewa).

Barru, Netral.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana alam angin puting beliung yang melanda Kabupaten Barru.

Bencana tersebut terjadi pada Sabtu, 13 Desember 2024, sekitar pukul 09.30 WITA, tepatnya di Dusun Pancana, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Angin kencang yang disertai hujan menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan.

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, mengatakan, hasil pendataan di lapangan menunjukkan terdapat 10 unit rumah panggung warga yang mengalami kerusakan, khususnya pada bagian atap yang terbang terbawa angin. Selain itu, peristiwa tersebut juga menyebabkan pohon tumbang di sekitar lokasi kejadian.

“Pemprov Sulsel melalui Dinas Sosial dan BPBD Sulsel telah menyalurkan bantuan kepada warga terdampak sebagai bentuk respon cepat pemerintah dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah,” ujar Amson.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar untuk meringankan beban para korban, sembari menunggu proses pemulihan lanjutan di tingkat kabupaten.

Adapun warga yang terdampak merupakan penduduk Dusun Pancana dan Cenrapole, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, dengan estimasi kerugian bervariasi, mulai dari Rp4 juta hingga Rp7 juta per rumah.

Amson menegaskan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Meski demikian, BPBD Sulsel tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang dan hujan lebat, serta segera melaporkan ke aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat,” tutupnya. (*)

Comment