Milad ke-79 HMI di Makassar, Prof Dali Amiruddin Wakafkan Tanah untuk Pengembangan Kader

IMG 20260309 WA0010 copy 800x548

Makassar, Netral.co.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan memperingati Milad ke-79 dengan menggelar buka puasa bersama yang diinisiasi Majelis Wilayah Korps Alumni HMI Sulawesi Selatan (MW KAHMI) dan Badan Koordinasi HMI Sulawesi Selatan (Badko HMI Sulsel), Minggu 8 Maret 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Swiss-Belinn Panakkukang tersebut dirangkaikan dengan penyerahan plakat wakaf tanah dari senior HMI, Muhammad Dali Amiruddin, kepada HMI Sulawesi Selatan.

Selain penyerahan plakat, acara juga diisi dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol penyerahan tanah wakaf yang diperuntukkan bagi pengembangan organisasi dan kaderisasi HMI di Sulawesi Selatan.

Ribuan kader dan alumni HMI dari berbagai daerah di Sulsel menghadiri kegiatan tersebut. Sejumlah tokoh senior HMI turut hadir, termasuk Ketua Pengurus Besar HMI, Bagas Kurniawan.

Bagas mengatakan, wakaf tanah tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan kepemimpinan sipil bagi kader HMI di masa mendatang.

1001841513

“Peningkatan kapasitas ruang sipil di luar pendidikan formal itu ada di HMI. Di Sulsel, khususnya di Makassar, publik memandang Bonto Lempangan sebagai laboratorium intelektual.

Dengan adanya tanah yang diwakafkan Prof Dali sekeluarga di Tallasalapang, ini akan menjadi laboratorium intelektual kedua untuk menciptakan pemimpin-pemimpin masa depan,” kata Bagas.

Sementara itu, Ketua Badko HMI Sulsel, Asrullah Dimas, menyampaikan terima kasih kepada keluarga Prof Dali Amiruddin atas wakaf tanah tersebut.

Menurut dia, pewakafan tanah ini juga tidak terlepas dari upaya dan kerja keras kepengurusan Badko HMI Sulsel pada periode sebelumnya.

“Apa yang kami lakukan ini adalah melanjutkan program-program perjuangan dari kakanda Ikram Rifky di periode sebelumnya. Kami berterima kasih atas tanah yang diwakafkan Prof Dali dan keluarga, dan akan berjuang menegakkan kepemimpinan sipil di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Koordinator Presidium MW KAHMI Sulsel, Fadriaty AS, menilai penyerahan wakaf tanah tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi HMI di daerah itu.

“Hari ini kita semua, kader HMI se-Sulawesi Selatan berbahagia atas penyerahan wakaf tanah dari kakanda kita Prof Dali Amiruddin,” kata Fadriaty.

Ketua Panitia Pelaksana Badko HMI Sulsel, Hendrawan Rahmat Wijaya, menyebut momentum tersebut menjadi salah satu sejarah penting bagi HMI di Sulawesi Selatan.

Ia berharap keberadaan tanah wakaf tersebut dapat segera dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan sekolah kepemimpinan sipil nonformal bagi kader HMI.

“Ke depan, sekolah kepemimpinan sipil nonformal ini segera dieksekusi. HMI dan KAHMI akan bersinergi menjadi eksekutor,” ujarnya.

Comment