Kronologi Dua Remaja Terseret Arus di Bantaeng, Korban Ditemukan Meninggal Dunia 11 Km dari Lokasi

751bd9ab 13cb 4060 98cb 30b4ced4bb5e

Bantaeng, Netral.co.id – Dua remaja perempuan, Eva (18) dan Dilla (18), ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus di kawasan air terjun di Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Minggu, 12 April 2026 sekitar pukul 14.00 WITA di Air Terjun Cikala, Dusun Janna Jannayya, Dusun Bonto Majannang.

Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar, kedua korban saat itu datang bersama teman-temannya untuk berwisata, berfoto, dan bermain air di sekitar lokasi air terjun.

Namun, tak lama kemudian arus sungai tiba-tiba menyeret kedua korban. Teman korban bersama warga setempat sempat melakukan pencarian, namun hasilnya nihil hingga akhirnya meminta bantuan tim SAR.

Memasuki hari kedua, Senin (13/4/2026), tim SAR gabungan melanjutkan operasi pencarian dengan membagi area menjadi beberapa titik penyisiran di sepanjang aliran sungai.

Pencarian dilakukan dari lokasi kejadian hingga ke hilir, mencakup sejumlah titik seperti kawasan air terjun Bissapu hingga ke sekitar jembatan dan muara sungai.

Hasilnya, korban pertama ditemukan pada pukul 08.10 WITA sekitar 9 kilometer dari lokasi awal dalam kondisi meninggal dunia. Selang 11 menit kemudian, korban kedua juga ditemukan sekitar 11 kilometer dari lokasi kejadian, juga dalam kondisi meninggal dunia.

Kedua jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Andi Makkatutu Bantaeng.

Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 09.25 WITA. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Operasi ini melibatkan berbagai pihak, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Bantaeng, BPBD, Damkar, TNI, Polri, SAR UNM, komunitas relawan, serta masyarakat setempat.

Pihak SAR mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di kawasan wisata alam, khususnya di sekitar aliran sungai dan air terjun yang memiliki potensi arus deras dan berbahaya.


Comment