Krisis Demokrasi di STAI Al Amin Dompu, Kebebasan Mahasiswa Disebut Terancam

Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Amin Dompu disebut tengah menghadapi krisis demokrasi yang dinilai dapat mengancam masa depan institusi pendidikan tersebut. Kondisi ini muncul di tengah upaya kampus untuk bangkit dan mengulang kembali masa kejayaannya.

Pamflet informasi Wisuda STAI Al Amin Dompu. (Foto: Netral.co.id/Ismail).

Dompu, Netral.co.idKampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Amin Dompu disebut tengah menghadapi krisis demokrasi yang dinilai dapat mengancam masa depan institusi pendidikan tersebut. Kondisi ini muncul di tengah upaya kampus untuk bangkit dan mengulang kembali masa kejayaannya.

Sejumlah mahasiswa menilai ruang demokrasi di lingkungan akademik semakin menyempit. Aspirasi dan kritik mahasiswa justru dianggap sebagai ancaman, bukan sebagai bagian dari dinamika akademik yang sehat. Situasi tersebut dinilai berpotensi menghambat kemajuan kampus, terlebih STAI Al Amin Dompu saat ini berada dalam masa transisi kelembagaan.

Dalam kehidupan akademik, prinsip-prinsip demokrasi seperti kebebasan berpendapat, keadilan, serta penegakan aturan yang transparan seharusnya menjadi fondasi utama perguruan tinggi. Kampus idealnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, kritik, maupun aspirasi demi perbaikan institusi.

Secara konstitusional, kebebasan berpendapat dijamin oleh Pasal 28E Undang-Undang Dasar 1945. Jaminan tersebut juga diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

Namun, realitas di lingkungan STAI Al Amin Dompu dinilai bertolak belakang dengan semangat tersebut. Mahasiswa mengeluhkan adanya pembungkaman terhadap suara kritis serta tindakan penekanan ketika mereka menyampaikan aspirasi di ruang kampus.

Bahkan, dugaan pengancaman yang dilakukan oleh oknum dosen terhadap sejumlah mahasiswa semakin memperkuat anggapan bahwa praktik demokrasi di kampus belum berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi ini dinilai mencerminkan kegagalan institusi dalam menegakkan nilai-nilai demokrasi di lingkungan akademik.

Mahasiswa berharap pihak kampus segera melakukan pembenahan secara serius agar STAI Al Amin Dompu dapat menjadi ruang akademik yang demokratis, inklusif, dan berorientasi pada kemajuan bersama.

Comment