Netral.co.id – Kisah perjalanan pro player Mobile Legends Alter Ego Esport, Yazuke (Andi Muhammad Affan Wahyudi ) menjadi inspirasi tersendiri di panggung esports dunia.
Berawal dari hobi yang sempat tidak mendapat dukungan penuh orang tua, putra asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan itu kini berhasil menembus Grand Final M7 World Championship dan mewakili Indonesia di ajang internasional bergengsi.
Orang tua Yazuke mengakui, pada awalnya mereka sempat ragu mendukung sang anak terjun ke dunia game profesional. Hal itu disampaikan sang Ibu dalam sesi wawancara di sela-sela babak Knockout Stage Lower Braket M7 World Championship, di Tennis Indoor Senayan, Sabtu, 24 Januari 2026.
“Awalnya kami berdua tidak terlalu support karena lebih mengutamakan pendidikan. Tapi perlahan melihat perkembangan Yazuke, mewakili Bone dan ikut banyak pertandingan, alhamdulillah akhirnya kami sangat mendukung karena ada sisi positifnya,” ujar ibunda Yazuke dilansir Netral.co.id melalui Live Streaming Youtube MPL Indonesia.
Hal senada juga disampaikan sang ayah, Andi Zainal Wahyudi, yang mengaku bangga dan terharu melihat pencapaian putranya.
“Saya sangat bersyukur dan bangga. Berawal dari MDL Alter Ego, sekarang sudah mendunia menjajal tim-tim internasional. Ini bentuk kesyukuran karena Allah SWT menjaga langkah dia bersama teman-temannya,” tuturnya.
Yazuke mengawali karier profesionalnya di MDL ID Season 11 bersama Alter Ego X sebagai jungler. Pada musim debutnya, ia langsung mengantar tim meraih gelar juara dan dinobatkan sebagai Best Rookie Player.
Konsistensi permainan serta kemampuannya membaca tempo pertandingan membuat Yazuke dipromosikan ke tim utama Alter Ego di MPL ID Season 16.
Di level MPL, performa Yazuke terus menunjukkan grafik meningkat. Meski sempat melalui proses adaptasi, ia tampil gemilang di babak playoff dan membawa Alter Ego finis sebagai runner-up MPL ID Season 16, sekaligus mengamankan tiket M7 World Championship mewakili Indonesia.
Pada ajang M7 World Championship, Alter Ego menunjukkan mental juara meski harus menempuh jalur lower bracket.
Bahkan dalam satu hari, Alter Ego sukses menaklukkan raksasa Team Liquid Philippines
dengan skor 3-2 dan beberapa jam kemudian, berhasil mengalahkan perwakilan negara Malaysia SRG dengan skor 3-1, sekaligus memastikan langkah mereka ke partai puncak turnamen dunia tersebut.
Alter Ego Esports Indonesia kini resmi melaju ke Grand Final Mobile Legends M7 World Championship dan akan menantang tim kuat Aurora Philippines. Partai final dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan format best of seven (BO7).
Perjalanan Yazuke menuju Grand Final M7 World Championship juga tidak lepas dari proses panjang yang penuh pengorbanan. Demi fokus meniti karier profesional, Yazuke sempat mengambil keputusan besar dengan cuti kuliah setelah dinyatakan lolos trial Alter Ego Esports.
Keputusan tersebut diambil melalui pertimbangan matang bersama keluarga, mengingat padatnya jadwal latihan dan kompetisi di level tertinggi Mobile Legends.
Masuknya Yazuke ke Alter Ego bukan melalui jalur instan. Ia berhasil menembus tim profesional murni lewat proses trial terbuka yang diikuti banyak pemain dari berbagai daerah.
Konsistensi performa, mental bertanding, serta etos latihan yang kuat membuat manajemen Alter Ego percaya memberikan peran penting kepadanya, baik di MDL hingga promosi ke MPL.
Di dalam tim, Yazuke dikenal sebagai pemain yang cepat beradaptasi dan memiliki komunikasi efektif. Hal ini menjadi faktor penting dalam perjalanan Alter Ego di M7 World Championship, terutama saat harus melewati tekanan di lower bracket.
Dalam situasi genting, Yazuke mampu menjaga ketenangan dan menjadi salah satu penggerak kebangkitan tim.
Keberhasilan menembus Grand Final M7 tidak hanya menjadi prestasi pribadi Yazuke, tetapi juga kebanggaan bagi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Bone.
Ia kini menjadi simbol bahwa esports bukan sekadar permainan, melainkan ruang prestasi yang menuntut disiplin, kecerdasan strategi, dan kerja sama tim.
Dengan usia yang masih muda dan pengalaman internasional yang terus bertambah, masa depan Yazuke di kancah Mobile Legends profesional dinilai masih sangat panjang.
Perjalanannya bersama Alter Ego di M7 World Championship diharapkan menjadi pijakan awal untuk prestasi yang lebih besar, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama di panggung esports dunia.

Comment