Jalan Pinrang–Sidrap Diperbaiki, Pemprov Sulsel Kebut MYP Paket 3

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui penanganan preservasi jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 3 menyasar sejumlah ruas strategis di Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui penanganan preservasi jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 3. (Foto: Netral.co.id/F.R)

Makassar, Netral.co.idPemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui penanganan preservasi jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 3 menyasar sejumlah ruas strategis di Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Sulsel dalam memastikan konektivitas antarwilayah berjalan optimal serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menjelaskan bahwa salah satu ruas yang ditangani adalah ruas Batas Kabupaten Pinrang–Rappang.

“Melalui pekerjaan ini, diharapkan kondisi jalan provinsi di wilayah Pinrang dan Sidrap semakin mantap sehingga dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujar Rosyadi, Senin, 6 April 2026.

Pada ruas ini dilakukan pekerjaan AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course) untuk meningkatkan kualitas permukaan jalan agar lebih halus, kuat, dan nyaman dilalui kendaraan.

Selain itu, pada ruas yang sama juga dilakukan pekerjaan rabat beton bahu jalan dengan mutu fc’15 MPa. Pekerjaan ini bertujuan memperkuat sisi jalan sekaligus meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan, khususnya pada titik-titik rawan.

Pada masa kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, peningkatan kualitas jalan provinsi menjadi salah satu prioritas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis konektivitas wilayah.

Penanganan preservasi jalan Paket 3 MYP juga mencakup sejumlah ruas lainnya, antara lain ruas Paleteang–Malimpung–Batas Kabupaten Sidrap, ruas Pangkajene Sidrap–Rappang, ruas Paleteang–Malimpung–Batas Kabupaten Enrekang, serta ruas Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung, dengan jenis pekerjaan yang beragam, mulai dari overlay aspal hingga rabat beton bahu jalan.

Secara teknis, pelaksanaan penanganan preservasi jalan pada Paket 3 Multi Years Project (MYP) dilakukan secara tersegmentasi pada setiap ruas, dengan jenis pekerjaan yang disesuaikan berdasarkan kondisi eksisting di lapangan.

Pada Ruas 1 Paleteang–Malimpung–Batas Kabupaten Enrekang, pekerjaan difokuskan pada peningkatan kualitas struktur dan daya tahan jalan. Kegiatan meliputi pelapisan ulang permukaan jalan menggunakan overlay AC-WC untuk memperbaiki kerataan dan kenyamanan berkendara, pemasangan batu talud, serta rabat beton bahu jalan dengan mutu fc’15 MPa guna memperkuat sisi jalan. Perbaikan juga dilakukan pada lapisan pondasi agregat kelas A sebagai fondasi utama.

Sementara itu, pada Ruas 3 Pinrang–Batas Rappang, penanganan difokuskan pada penguatan bahu jalan dan peningkatan kualitas permukaan aspal. Pekerjaan meliputi galian bahu jalan, penghamparan dan pemadatan urugan pilihan (urpil), rabat beton bahu jalan dengan mutu fc’15 MPa, serta pelapisan ulang badan jalan menggunakan overlay AC-WC.

Pada Ruas 4 Batas Kabupaten Pinrang–Rappang, pekerjaan dilakukan secara berlapis untuk meningkatkan kekuatan struktur jalan, melalui pelapisan AC-BC (Asphalt Concrete Binder Course) sebagai lapisan pengikat, kemudian dilanjutkan dengan lapisan AC-WC sebagai lapisan aus.

Adapun pada Ruas 13 Batas Kabupaten Sidrap–Malimpung, penanganan meliputi pemasangan batu dengan mortar, pemasangan batu talud, serta rabat beton bahu jalan dengan mutu fc’15 MPa guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Dengan pendekatan teknis yang spesifik per ruas ini, diharapkan setiap segmen jalan dapat ditangani secara optimal sesuai kebutuhan lapangan, sehingga menghasilkan kualitas jalan yang lebih mantap, aman, dan berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan mampu menekan biaya transportasi serta meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian dan komoditas lokal, sehingga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.

Comment