Makassar, Netral.co.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Kadir Khalid, menggelar reses masa persidangan II Tahun Anggaran 2025/2026 di Jalan Lompo Battang, Kelurahan Pisang Selatan, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan reses legislator dari daerah pemilihan (dapil) Makassar A ini dihadiri warga setempat yang memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung.
Dalam dialog bersama warga, Kadir mengungkapkan bahwa persoalan drainase menjadi keluhan paling dominan. Warga mengeluhkan genangan air yang kerap terjadi saat hujan, sehingga diharapkan ada perhatian pemerintah untuk meninjau kembali kondisi drainase di sejumlah ruas jalan.
“Keluhan utama warga soal drainase. Hampir di beberapa titik di Makassar, persoalannya sama, genangan air saat hujan,” ujarnya.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan penataan lingkungan, termasuk permintaan pemindahan kontainer sampah serta dukungan fasilitas untuk rumah ibadah.
Terkait layanan kesehatan, Kadir menyebut tidak ada keluhan khusus mengenai BPJS Kesehatan dari warga yang hadir dalam reses tersebut. Namun, ia mengakui bahwa di beberapa titik lain di Makassar, isu BPJS masih kerap muncul.
Sementara untuk persoalan persampahan, warga menyoroti keterbatasan armada pengangkut, khususnya motor sampah. Saat ini, jumlah armada dinilai belum mencukupi untuk melayani seluruh wilayah secara optimal.
“Armada motor sampah masih kurang. Di sini hanya ada empat unit, sehingga belum maksimal menjangkau seluruh kebutuhan warga,” jelasnya.
Kadir menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan dibawa ke tingkat fraksi untuk diperjuangkan dalam pembahasan di DPRD Sulsel.
“Semua keluhan masyarakat akan kami catat dan laporkan. Aspirasi ini akan dibawa ke fraksi untuk diperjuangkan,” tegasnya.
Reses ini menjadi bagian dari upaya DPRD Sulsel dalam menyerap langsung aspirasi masyarakat di daerah pemilihan, sekaligus memastikan program pembangunan daerah selaras dengan kebutuhan warga.

Comment