DPRD Sulsel Dengar Curhat Penerima Bansos, Penyaluran Dinilai Lambat dan Rumit

IMG 5657

Screenshot

Makassar, Netral.co.id – DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menerima aspirasi masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) yang mengeluhkan proses penyaluran bantuan dinilai masih lambat dan rumit.

Aspirasi tersebut disampaikan langsung dalam pertemuan bersama Ketua DPRD Sulsel, A. Rachmatika Dewi. Turut hadir Wakil Ketua Komisi A, Mizar Roem, serta Sekretaris Komisi E, Fadly Ananda, bersama perwakilan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam forum tersebut, sejumlah warga menyampaikan bahwa penyaluran bansos kerap mengalami keterlambatan dan tidak berjalan sesuai jadwal yang diharapkan. Selain itu, mereka juga menyoroti proses administrasi yang dinilai berbelit, sehingga menyulitkan masyarakat dalam mengakses bantuan yang menjadi hak mereka.

“Kadang bantuannya terlambat, bahkan prosesnya juga cukup rumit. Kami berharap ke depan bisa lebih mudah dan cepat,” ujar salah satu perwakilan warga.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Sulsel menyatakan akan menindaklanjuti setiap keluhan yang disampaikan. DPRD menegaskan pentingnya memastikan penyaluran bansos berjalan efektif, tepat waktu, dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Selain itu, DPRD juga akan mendorong peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi teknis terkait guna memperbaiki sistem distribusi bantuan sosial. Evaluasi terhadap mekanisme penyaluran akan menjadi perhatian utama agar tidak lagi menimbulkan hambatan di lapangan.

Melalui pertemuan ini, DPRD Sulsel berharap komunikasi antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjalin dengan baik, sekaligus menjadi langkah awal dalam menghadirkan sistem penyaluran bansos yang lebih transparan dan akuntabel.

Comment