Bupati Syaharuddin Alrif Tak Kuasa Menahan Tangis saat Video Tribute Awhin Sanjaya Diputar di Sirkuit Puncak Mario Sidrap

60AB9006 6A8E 4864 BF92 2E6C0517E1A9

Kolase momen Bupati Syaharuddin Alrif menangis dan video tribute Awhin Sanjaya Diputar di Sirkuit Puncak Mario Sidrap/Netral.co.id

Sidrap, Netral.co.id – Momen haru mewarnai gelaran Grand Final Sulawesi Cup Race (SCR) 2026 di Sirkuit Puncak Mario, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, tampak tak kuasa menahan air mata saat mengenang sosok almarhum pembalap nasional Awhin Sanjaya, Sabtu malam (17/1/2026).

Ajang balap yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Januari 2026, tersebut secara khusus dihadirkan sebagai special tribute untuk mendiang Awhin Sanjaya. SCR 2026 digelar dengan konsep night race dan diikuti sekitar 400 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.

Puluhan anggota keluarga dan kerabat almarhum Awhin Sanjaya turut hadir di arena sirkuit. Mereka tampak mengenakan kaos putih sebagai simbol penghormatan dan duka cita atas kepergian pembalap kebanggaan Sulawesi Selatan itu.

Suasana haru memuncak saat panitia menayangkan video tribute perjalanan hidup dan karier Awhin Sanjaya. Bupati Sidrap bersama keluarga dan kerabat almarhum terlihat meneteskan air mata, larut dalam kenangan dan kesedihan.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif mengajak seluruh hadirin untuk mengirimkan doa sebelum memulai acara.

“Mari kita kirimkan doa terbaik untuk almarhum, pahlawan pembalap Sulawesi Selatan, Awhin Sanjaya. Semoga seluruh kebaikannya mengantarkannya ke surga Allah SWT,” ucap Syahar.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Awhin Sanjaya yang telah hadir di Kabupaten Sidrap untuk mengenang putra terbaik mereka.

Syaharuddin Alrif dikenal sebagai politisi Partai NasDem Sulawesi Selatan yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulsel, sehingga memiliki kedekatan emosional dengan dunia balap motor.

Sebagai informasi, Awhin Sanjaya, pembalap nasional asal Luwu Utara, Sulawesi Selatan, meninggal dunia akibat kecelakaan saat mengikuti ajang Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 di Zabaq National Circuit, Jambi, Minggu (14/12/2025).

Lahir pada 22 Februari 1998, Awhin dikenal tekun menekuni dunia balap sejak usia dini. Ketertarikannya pada balap motor tumbuh sejak masih duduk di bangku sekolah dasar, terinspirasi dari sang ayah. Putra pasangan Amrin dan Wiwin Kamaruddin itu disebut telah ditempa disiplin dan mental balap sejak awal kariernya.

Kepergian Awhin Sanjaya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta insan otomotif Sulawesi Selatan dan nasional.

Comment