Makassar, Netral.co.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa proses menuju kursi Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) bukanlah perkara sederhana.
Ia menyebut dinamika politik di internal organisasi dapat berubah sewaktu-waktu, bahkan menjelang pemungutan suara.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat memberikan sambutan dalam Sidang Dewan Pleno Hipmi 2026 di Makassar. Di hadapan para kader dan pengurus, ia mengingatkan bahwa kesepakatan politik yang tampak solid belum tentu benar-benar final.
Menurutnya, dalam kontestasi organisasi, perubahan dukungan bisa terjadi hingga detik-detik terakhir sebelum pencoblosan.
“Jangan bilang sudah deal, sudah selesai. Belum masuk coblos saja, suara bisa berubah, apalagi masih lama-lama. Masih bisa digoreng barang itu,” ujar Bahlil dalam keterangannya yang dikutip pada Rabu (18/02/2026).
Ia pun mengimbau seluruh kader agar tetap menjaga komunikasi politik dan tidak terlena oleh klaim dukungan yang belum tentu permanen, mengingat dinamika organisasi yang sangat cair.

Comment