Netral.co.id – Anggota DPRD Sulawesi Selatan Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, memastikan akan mengawal langsung aspirasi warga terkait kerusakan ruas Jalan Provinsi Anabanua–Malakke–Batas Sidrap di Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.
Ia bahkan menyatakan siap bersama masyarakat agar perbaikan jalan tersebut segera direalisasikan.
Pernyataan itu disampaikan Sultan Tajang menyusul aksi warga yang menanam pohon pisang di badan jalan sebagai bentuk protes terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan belum mendapat penanganan selama bertahun-tahun.
Menurut Sultan Tajang, aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan masyarakat yang harus dijadikan perhatian serius oleh pemerintah.
“Aksi warga menanam pohon pisang di jalan rusak merupakan bentuk protes dan kekecewaan masyarakat. Aspirasi seperti ini harus dijawab dengan solusi nyata,” kata Sultan Tajang, Rabu (8/7).
Politikus Partai Gerindra yang akrab disapa Icul itu menilai kritik masyarakat merupakan masukan yang harus ditindaklanjuti melalui kebijakan dan percepatan penanganan infrastruktur.
Beberapa Ruas Jalan Provinsi Anabanua–Malakke yang menghubungkan dengan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) telah dikerjakan, namun tersisa ruas di Desa Lautang Kecamaran Belawa Kabupaten Wajo.
Desa Lautang dilalui oleh jalur jalan provinsi yang dikenal sebagai ruas Anabanua–Malake–Batas Sidrap.
Ruas jalan ini membentang dari arah Anabanua melewati wilayah Malake dan Desa Lautang hingga berbatasan langsung dengan Kabupaten Sidrap.
“Desa Lautang belum masuk dalam proyek rekonstruksi melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears contract), sehingga memicu kekecewaan masyarakat,” jelasnya.
Ia mengatakan,kerusakan ruas jalan telah berlangsung sekitar 15 tahun. Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dan sering tergenang saat hujan dinilai membahayakan keselamatan pengguna sekaligus menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.
“Inilah yang memicu kekecewaan warga karena ruas ini menjadi akses penting yang menghubungkan Kabupaten Wajo dengan Kabupaten Sidrap,” ujarnya.
Menurut Sultan, percepatan pembangunan ruas jalan tersebut tidak hanya meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Wajo dan Sidrap.
Karena itu, ia menegaskan akan berdiri bersama warga dan mengawal langsung aspirasi tersebut hingga pemerintah provinsi memberikan perhatian terhadap ruas jalan di Desa Lautang.
“Insyaallah saya akan memperjuangkan ruas jalan ini agar segera dikerjakan. Aspirasi warga akan terus kami kawal sampai mendapat penanganan,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah provinsi dapat segera memasukkan ruas jalan di Kecamatan Belawa ke dalam prioritas pembangunan berikutnya agar manfaat perbaikan dapat dirasakan masyarakat secara merata

Comment