Thierry Henry Kritik Wasit Liga Champions, Sebut Bek Barcelona Cubarsi Tidak Layak Kartu Merah

IMG 5588

Momen bel Barcelona Pau Cubarsi diganjar kartu merah oleh wasit/Ist

Netral.co.id – Keputusan wasit mengusir Pau Cubarsí dalam laga perempat final Liga Champions UEFA menuai sorotan. Bek muda FC Barcelona itu dinilai tidak layak menerima kartu merah.

Cubarsí awalnya hanya diganjar kartu kuning usai melanggar Giuliano Simeone dalam duel krusial. Namun, setelah meninjau tayangan ulang VAR, wasit mengubah keputusannya menjadi kartu merah.

Legenda sepak bola, Thierry Henry, menilai keputusan tersebut terlalu keras. Dikutip surat kabar “AS”:, Henry menegaskan situasi itu belum tentu menjadi peluang gol yang jelas.

“Tidak, tidak, tidak… bagi saya itu bukan kartu merah. Saya mengerti aturannya, tetapi Anda harus melihat situasinya. Bola tidak sepenuhnya terkendali, sudutnya tidak sempurna, dan masih ada jarak ke gawang. Apakah kita yakin dia akan mencetak gol? Saya tidak yakin,” ujar Henry.

Kartu merah tersebut menjadi titik balik dalam pertandingan melawan Atlético Madrid. Bermain dengan 10 orang, Barcelona kesulitan mempertahankan ritme permainan.

Atletico memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Julián Álvarez membuka keunggulan lewat tendangan bebas di menit ke-45, sebelum Alexander Sørloth menggandakan skor pada menit ke-70.

Kekalahan 0-2 ini membuat langkah Barcelona menuju semifinal kian berat. Blaugrana wajib menang dengan selisih minimal tiga gol pada leg kedua jika ingin membalikkan keadaan.

Comment