Makassar, Netral.co.id – Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile, menggelar reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2025/2026 di Jalan Gunung Nona Baru, Kelurahan Marsela, Kecamatan Makassar, Kamis 12 Februari 2026.
Dalam kegiatan tersebut, legislator Fraksi PDI Perjuangan itu mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi Lontara+ sebagai sarana penyampaian aspirasi dan pengaduan layanan publik.
Menurut Andi Suhada, berbagai persoalan seperti pohon tumbang, drainase tersumbat, hingga layanan kesehatan yang dinilai kurang optimal dapat dilaporkan melalui aplikasi tersebut dan akan langsung diteruskan ke instansi terkait.
“Melalui Lontara+, masyarakat bisa menyampaikan aduan dengan mudah. Responsnya juga cepat karena terhubung dengan dinas terkait,” ujarnya.
Anggota Komisi D DPRD Makassar yang membidangi kesejahteraan masyarakat itu menilai inovasi layanan digital tersebut dapat mempermudah warga tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintahan.
Meski demikian, ia menegaskan tetap membuka ruang bagi warga yang ingin menyampaikan aspirasi secara langsung, baik melalui reses maupun pertemuan lainnya.
“Saya siap menerima dan mengawal setiap aspirasi warga. Semua keluhan yang masuk akan kami teruskan dan kawal agar ditindaklanjuti,” katanya.
Melalui reses ini, Andi Suhada berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat semakin efektif serta mampu mempercepat penyelesaian persoalan di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Comment