Viral Isu KIP, STAI Al-Amin Dompu Akui Ada Miskomunikasi

Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu menerima audiensi mahasiswa guna meninjau kembali sejumlah isu yang terlanjur beredar di ruang publik. Pertemuan tersebut berlangsung di Kampus STAI Al-Amin Dompu, Jumat (23/01/2026).

Birokrasi Kampus STAI Al-Amin Dompu menerima audiensi mahasiswa di aula kampus. (Foto: Netral.co.id/Landa).

Dompu, Netral.co.idSekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Amin Dompu menerima audiensi mahasiswa guna meninjau kembali sejumlah isu yang terlanjur beredar di ruang publik. Pertemuan tersebut berlangsung di Kampus STAI Al-Amin Dompu, Jumat (23/01/2026).

Audiensi ini digelar sebagai respons atas polemik yang berkembang, khususnya terkait Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP), yang dipicu oleh kesalahpahaman antara mahasiswa dan pihak kampus.

Pimpinan STAI Al-Amin Dompu, Dr. Syatriadin, M.M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan bahwa polemik yang ramai diperbincangkan di media sosial sejatinya berakar pada miskomunikasi antara birokrasi kampus dan mahasiswa.

“Polemik ini berawal dari kesalahpahaman antara birokrasi kampus dan mahasiswa. Oleh karena itu, dipandang perlu forum pertemuan ini digelar agar seluruh persoalan dapat dibahas dan menemukan titik temu,” ujar Syatriadin.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Nurul Fauziah, M.Pd.I, menegaskan bahwa pihak kampus tidak pernah membatasi ruang kritis mahasiswa selama disampaikan sesuai dengan kode etik yang berlaku di lingkungan yayasan.

“Kami tidak pernah membungkam mahasiswa untuk mengkritisi kebijakan kampus. Namun, kami menekankan bahwa dalam menyampaikan kritik tetap harus mematuhi kode etik yayasan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III STAI Al-Amin Dompu, Rustam, M.Pd.I, menambahkan bahwa pihak kampus telah menjalankan seluruh kewajiban terhadap mahasiswa, khususnya dalam pengelolaan Beasiswa KIP.

Menurutnya, realisasi KIP telah dilaksanakan sesuai dengan regulasi yang berlaku, termasuk adanya kesepakatan awal terkait pemotongan dana sebagai bentuk penerapan subsidi silang.

“Penerapan KIP telah selaras dengan regulasi. Pada kesepakatan awal, pemotongan dilakukan sebagai upaya kampus dalam menerapkan sistem subsidi silang,” jelas Rustam.

Audiensi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang dialog yang konstruktif antara mahasiswa dan pihak kampus guna menjaga iklim akademik yang sehat dan transparan di lingkungan STAI Al-Amin Dompu.

Comment