Netral.co.id — Real Madrid membuat keputusan mengejutkan dengan mengakhiri kerja sama bersama pelatih Xabi Alonso. Perpisahan itu terjadi hanya 225 hari sejak Alonso resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Los Blancos, menyusul kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026.
Pengumuman perpisahan tersebut disampaikan Real Madrid pada Senin (11/1) malam waktu setempat, atau Selasa (12/1) dini hari WIB, melalui pernyataan resmi klub.
“Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, dengan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” tulis Madrid dalam pernyataan resminya.
Keputusan ini terbilang kontras dengan rencana awal klub. Sebelumnya, Real Madrid secara resmi mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai pelatih pada 26 Mei 2025. Dalam pengumuman tersebut, Alonso dikontrak selama tiga musim, terhitung mulai 1 Juni 2025 hingga 30 Juni 2028. Artinya, masih tersisa lebih dari dua tahun masa kontrak yang seharusnya dijalani. Namun, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Perpisahan ini terjadi kurang dari 24 jam setelah Real Madrid kalah dari Barcelona di partai final Piala Super Spanyol 2026. Dalam laga El Clasico yang berlangsung di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Vinícius Junior dan kawan-kawan harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 2-3, Senin (11/1) dini hari WIB.
Kekalahan tersebut semakin menegaskan dominasi Barcelona atas rival abadinya musim ini. Selain gagal meraih trofi Piala Super Spanyol, Real Madrid juga tertinggal di klasemen sementara LaLiga, di mana Blaugrana memimpin dengan keunggulan empat poin.
Dalam pernyataannya, Real Madrid menegaskan bahwa Xabi Alonso akan selalu mendapat tempat istimewa di hati klub dan para pendukungnya.
“Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan penghargaan dari seluruh Madridismo karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya,” lanjut pernyataan tersebut.
Madrid juga menyampaikan apresiasi kepada Alonso dan staf kepelatihannya atas dedikasi selama menangani tim utama.
“Klub kami mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknisnya atas kerja keras dan dedikasi selama ini, serta mendoakan mereka sukses di tahap baru dalam hidup mereka,” tulis klub.
Xabi Alonso sendiri merupakan salah satu legenda Real Madrid dan sosok penting dalam sejarah klub. Ia mencatatkan 236 penampilan bersama Los Blancos pada periode 2009 hingga 2014, serta mempersembahkan enam gelar, yakni Piala Eropa kesepuluh di Lisbon, satu Piala Super Eropa, satu gelar LaLiga, dua Copa del Rey, dan satu Piala Super Spanyol.
Sebagai pelatih, Alonso baru memimpin Real Madrid dalam 34 pertandingan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia mencatatkan 24 kemenangan, empat hasil imbang, dan enam kekalahan. Meski torehan statistiknya terbilang positif, hasil minor di laga-laga krusial akhirnya mengakhiri kiprahnya di kursi pelatih Real Madrid lebih cepat dari yang direncanakan.

Comment