Makassar, Netral.co.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Rachmatika Dewi (Cicu), menerima kunjungan Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan, Senin (12/1), di ruang kerjanya.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan capaian kinerja BPJS Kesehatan selama satu tahun terakhir sekaligus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah.
Deputi Direksi Wilayah IX BPJS Kesehatan, Asyraf Mursalina, mengatakan kunjungan awal tahun ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus penyampaian laporan kinerja Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, Provinsi Sulawesi Selatan mendapatkan dukungan yang sangat besar dari pemerintah daerah sehingga capaian program JKN secara nasional juga sangat baik. Target cakupan kepesertaan tahun 2024 sebesar 98 persen telah tercapai, dengan tingkat keaktifan peserta mencapai 83,7 persen, di atas rata-rata nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik eksekutif maupun legislatif, melalui berbagai regulasi daerah yang mendukung keberlangsungan program JKN.
Meski demikian, pihaknya berharap dukungan pemerintah daerah tetap berlanjut di tengah keterbatasan fiskal yang ada.
“Hari ini kami juga berencana bertemu dengan Bapak Gubernur. Kami memahami adanya keterbatasan fiskal, sehingga diperlukan skala prioritas dalam penyusunan anggaran. Kami berharap keterlambatan yang terjadi bersifat sementara,” katanya.
Asyraf juga mengungkapkan masih terdapat sejumlah kabupaten/kota di Sulsel yang belum mencapai Universal Health Coverage (UHC), yakni Kabupaten Bulukumba, Jeneponto, Bone, dan Luwu Utara. Namun, cakupan kepesertaan di daerah tersebut telah berada di atas 90 persen dan hanya membutuhkan peningkatan kecil untuk mencapai status UHC.
Dengan dukungan pemerintah provinsi, BPJS Kesehatan optimistis seluruh daerah tersebut dapat segera mencapai target.
Sementara itu, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyampaikan bahwa pemerintah provinsi saat ini memprioritaskan peningkatan akses layanan kesehatan melalui pembangunan rumah sakit regional.
“Pada periode ini, Gubernur memiliki program pembangunan dua rumah sakit regional, masing-masing di Luwu Raya dan Gowa. Lokasinya berada di dataran tinggi yang berbatasan dengan Sinjai Utara, mengingat masyarakat di wilayah tersebut selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk mengakses layanan rumah sakit,” tuturnya.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, DPRD, dan BPJS Kesehatan, diharapkan pemerataan layanan kesehatan di Sulawesi Selatan semakin optimal serta cakupan kepesertaan program JKN terus meningkat.

Comment