Makassar, Netral.co.id – PSM Makassar memetik kemenangan penting lewat laga penuh drama saat menundukkan Persis Solo dalam lanjutan Super League 2025/26 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/11/2025) malam WIB.
Laga yang dihiasi saling balas gol itu menguji mental kedua tim hingga menit terakhir.
Pelatih PSM, Tomas Trucha, menyebut pertandingan ini berjalan liar dan penuh tekanan, meski bagi suporter Makassar pertandingan tersebut sangat menghibur.
“Kadang memang pertandingan berjalan seperti itu. Dari kacamata masyarakat Makassar, ini pertandingan yang menarik karena banyak gol dan para pemain tidak menyerah. Mereka menunjukkan karakter yang bagus,” ujar Trucha.
Namun, ia juga menyoroti banyaknya kesalahan yang dibuat timnya di sepanjang laga.
“Kami dua kali tertinggal—1-0 lalu 2-1. Ketika kami menyamakan kedudukan jadi 2-2, kami merasa sudah kembali ke permainan. Tetapi kemudian tertinggal lagi 3-2. Itu tidak mudah. Pertandingan benar-benar berat, bahkan saya merasa seperti tiga kali mengalami serangan jantung di laga ini,” ucapnya.
Meski begitu, Trucha tetap memberi apresiasi penuh kepada pemainnya, terutama karena mereka menunjukkan mentalitas pantang menyerah.
“Saya berterima kasih kepada pemain hari ini. Owner dan ayah pemilik klub juga datang ke stadion, dan saya berharap mereka baik-baik saja dengan rollercoaster emosi di pertandingan ini,” tambahnya.
Trucha juga menegaskan sejak awal bahwa Liga Indonesia adalah kompetisi yang sangat ketat. Kualitas pemain asing, anggaran tim, hingga fasilitas latihan sangat beragam, sehingga kerja keras adalah satu-satunya jalan untuk bertahan.
“Saya percaya ketika para pemain memberikan segalanya, baik di latihan maupun pertandingan. Mereka selalu mencoba memperbaiki diri, bukan hanya ketika saya meminta, tapi karena mereka memang ingin berkembang,” katanya.
Dia menambahkan, latihan ekstra, sesi fisik, taktik, hingga set-piece yang terus dijalani skuad PSM adalah pondasi dari kemenangan comeback ini.
“Tanpa usaha, tidak ada hasil. Mungkin permainan hari ini bukan yang terbaik, tetapi karakter dan mentalitas pemain membuat perbedaan,” tegasnya.
Di luar lapangan, Trucha menyempatkan diri menyampaikan belasungkawa kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami memang berjuang untuk tiga poin, tetapi ada orang-orang di luar sana yang sedang berjuang untuk hidup mereka. Saya menyampaikan belasungkawa untuk korban banjir di Sumatra, dan mengingatkan warga Sulawesi Selatan untuk tetap berhati-hati karena cuaca akhir-akhir ini sangat buruk,” ujarnya.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Persis Solo semakin terbenam di dasar klasemen. Setelah menang di pekan pertama atas Madura United, Laskar Sambernyawa belum meraih kemenangan lagi dalam 12 laga beruntun, mencatat empat kali imbang dan delapan kali tumbang.
Persis kini berada di peringkat ke-18 klasemen dengan 7 poin, sejajar Semen Padang di posisi ke-17. Di sisi lain, PSM Makassar naik ke posisi kedelapan dengan torehan 18 poin.

Comment